Sejarah

Sejarah

Sejarah

Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi dan kekayaan alam yang luar biasa, keanekaragaman budayanya yang unik serta keramah tamahan masyarakatnya. Pesona keindahan alam menyatu dengan keragaman seni budaya, berbagai suku bangsa dan agama hidup berdampingan di Lampung Selatan. Pembangunan peradaban modern, berjalan serasi dengan budaya tradisional masyarakatnya.

Daratan, lautan, sungai serta pegunungan menampakan rona keindahan. Pulau - pulau kecil yang tersebar, teluk dan pantainya menawarkan aneka kegiatan wisata bahari. Gugusan kepulauan Krakatau yang purba dengan letusannya yang dahsyat menyimpan banyak misteri keindahan didalamnya, Pulau sebesi dan pulau rakata serta obyek wisata lainnya yang tersebar di Kecamatan - kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan menjadi tempat kunjungan anda yang menarik selama ada di Lampung Selatan.

Kabupaten Lampung Selatan adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung Ibukota Kabupaten ini terletak di kalianda. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 2.109,74 Km▓ dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 923.002 jiwa ( LSDA 2007) 
Wilayah kabupaten Lampung Selatan terletak antara 1050 sampai dengan 1050450 bujur timur dan 50150 sampai dengan 60 lintang selatan. Mengingat letak yang demikian ini daerah Kabupaten Lampung Selatan seperti halnya daerah-daerah lain di Indonesia merupakan daerah tropis. 
Kabupaten Lampung Selatan bagian selatan meruncing dan mempunyai sebuah teluk besar yaitu teluk lampung. Di teluk lampung terdapat sebuah pelabuhan yaitu pelabuhan panjang dimana kapal ľkapal dalam dan luar negeri dapat merapat, secara umum pelabuhan ini merupakan factor yangf sangat penting bagi kegiatan ekonomi penduduk Lampung, terutama pendududk Lampung Selatan . pelabuhan ini sejak tahun 1982 termasuk dalam wilayah kota Bandar Lampung.
Dibagian selatan wilayah kabupaten Lampung selatan yang juga ujung pulau Sumatera terdapat sebuah pelabuhan penyeberangan Bakau Heni, yang merupakan tempat transit penduduk dari pulau jawa ke Sumatera dan sebaliknya. Dengan demikian pelabuhan bakauheni merupakan pintu gerbang pulau sumatera bagian selatan. Jarak antara pelabuhan Bakauheni ( Lampung Selatan ) dengan pelabuhan merak ( Provinsi Banten ) kurang lebih 30 kilo meter, dengan waktu tempuh kapal penyebrangan sekitar 1,5 jam. Kabupaten Lampung Selatan mempunyai daerah daratan kurang lebih 2.109,74 Km▓ ( LSDA 2007), dengan kantor pusat pemerintahan.